MEMBANGUN KARAKTER TANGGUH DI ERA DIGITAL: SMKN 1 CERMEE INTEGRASIKAN NILAI ISRA MI'RAJ DALAM KEGIATAN BELAJAR

BONDOWOSO - Suasana khidmat menyelimuti SMK Negeri 1 Cermee hari ini dalam rangka memperingati peristiwa agung Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1447 H. Kegiatan diawali dengan pembacaan doa bersama yang diikuti secara antusias oleh seluruh warga sekolah, mulai dari siswa, guru, hingga staf tata usaha. Momen spiritual ini menjadi pembuka hari yang menyejukkan, bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memohon keberkahan dan kemudahan dalam menuntut ilmu di lingkungan sekolah.

Mengusung tema "Membangun Karakter yang Tangguh, Disiplin, dan Berakhlak Rasulullah di Era Digital," peringatan tahun ini dirancang agar relevan dengan tantangan zaman. Tema tersebut dipilih sebagai upaya sekolah dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual dan melek teknologi, tetapi juga memiliki pondasi moral yang kokoh. Semangat keteladanan Nabi Muhammad SAW diharapkan mampu menjadi penuntun utama bagi para siswa agar tetap beretika dan disiplin di tengah arus informasi digital yang begitu deras.
Keunikan peringatan kali ini terletak pada konsep implementasinya yang langsung diaplikasikan ke dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Setelah sesi doa bersama usai, pembelajaran berlanjut seperti biasa namun dengan materi yang terintegrasi secara kreatif dengan tema Isra Mi'raj. Di kelas Bahasa Indonesia, misalnya, siswa diajak mengasah rasa bahasa mereka dengan membuat puisi bertema Isra Mi'raj. Sementara itu, kreativitas siswa di jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) ditantang untuk merancang flyer digital yang estetik dan komunikatif mengenai kegiatan hari ini.

Semangat berkarya juga ditunjukkan oleh siswa dari kompetensi keahlian Produksi Film yang tak ingin kalah mempersiapkan konten video kreatif dengan nuansa tema yang serupa. Melalui pendekatan pembelajaran terintegrasi ini, SMK Negeri 1 Cermee berupaya menanamkan nilai-nilai keimanan tidak hanya melalui ceramah, melainkan melalui praktik langsung sesuai passion dan kompetensi keahlian siswa. Hal ini diharapkan mampu mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara skill, namun juga unggul dalam karakter dan akhlak mulia. (tas)


Komentar
Jadilah yang pertama berkomentar di sini